KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Program Studi Kesehatan, menggelar serangkaian kegiatan akademik berskala nasional pada Senin, 7 April 2026. Acara yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai institusi kesehatan dan pendidikan di seluruh Indonesia ini mengangkat tema utama “Kesehatan Digital dan Transformasi Pelayanan Kesehatan di Era Industri 4.0: Tantangan dan Peluang bagi Tenaga Kesehatan Indonesia.”
Seminar nasional, webinar interaktif, dan kuliah umum yang berlangsung sehari penuh ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Kesehatan dalam meningkatkan wawasan akademik mahasiswa dan praktisi kesehatan tentang perkembangan teknologi kesehatan terkini. Kegiatan diselenggarakan di Auditorium Utama Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari yang berlokasi di Jalan Sultan Qaimuddin Nomor 12, Kendari, Sulawesi Tenggara.
Latar Belakang dan Urgensi Penyelenggaraan
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam sektor kesehatan telah mengubah paradigma pelayanan kesehatan secara mendasar. Kesehatan digital, atau yang lebih dikenal sebagai e-health, telah menjadi solusi strategis dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan, terutama di daerah-daerah terpencil seperti Sulawesi Tenggara.
Mengakui pentingnya transformasi digital dalam bidang kesehatan, Program Studi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari memandang perlu untuk menyelenggarakan forum diskusi ilmiah yang melibatkan para ahli, praktisi, akademisi, dan pengambil kebijakan. Seminar ini juga bagian dari komitmen universitas dalam mempersiapkan tenaga kesehatan profesional yang kompeten menghadapi tantangan masa depan.
“Era transformasi digital kesehatan menuntut tenaga kesehatan kita untuk tidak hanya menguasai pengetahuan medis tradisional, tetapi juga literasi digital yang memadai. Melalui seminar ini, kami ingin memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana teknologi kesehatan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan,” ujar Dr. H. Soleman Saputra, M.Kes., Ketua Program Studi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari dalam sesi pembukaan acara.
Struktur dan Rangkaian Kegiatan Akademik
Acara yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dirancang dalam tiga segmen utama, yakni seminar nasional dengan pembicara utama, webinar tematik paralel, dan kuliah umum dengan narasumber internasional.
Pada segmen pertama, seminar nasional menghadirkan pembicara utama Dr. drg. Arif Rahman Hakim, M.Sc., seorang pakar kesehatan digital dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, serta Dr. Siti Nurhaliza, S.Sos., M.H., praktisi kebijakan kesehatan digital dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Mereka mempresentasikan makalah utama mengenai strategi implementasi e-health di Indonesia, regulasi kesehatan digital, dan best practice penerapan telemedicine di berbagai setting pelayanan kesehatan.
Sesi kedua menghadirkan webinar interaktif dengan empat tema paralel yang berlangsung secara simultan. Peserta dapat memilih salah satu dari: “Telemedicine dan Tele-Konsultasi: Peluang dan Tantangan Praktis,” “Manajemen Data Kesehatan Elektronik dan Keamanan Informasi Pasien,” “Aplikasi Mobile Health untuk Promosi Kesehatan Masyarakat,” dan “Artificial Intelligence dalam Diagnosis dan Manajemen Penyakit.”
Setiap webinar dipandu oleh pembicara yang merupakan praktisi berpengalaman di bidangnya masing-masing. Peserta diberi kesempatan luas untuk melakukan diskusi interaktif, bertanya, dan berbagi pengalaman mereka dalam mengimplementasikan teknologi kesehatan di institusi masing-masing.
Kuliah umum yang menjadi penutup acara menghadirkan Dr. James Mitchell, Ph.D., seorang profesor dari School of Health Sciences, University of Melbourne, Australia, yang memiliki keahlian dalam health informatics dan health policy. Dr. Mitchell berbagi pengalaman implementasi kesehatan digital di negara-negara maju dan memberikan perspektif tentang adaptasi teknologi kesehatan untuk konteks negara berkembang seperti Indonesia.
Respons dan Partisipasi Peserta
Antusiasme peserta terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Panitia mencatat lebih dari 650 pendaftar yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa kesehatan, tenaga medis profesional, petugas kesehatan, kepala puskesmas, dan pengguna layanan kesehatan dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan wilayah Indonesia lainnya.
“Kami sangat senang dengan respons positif ini. Ini menunjukkan bahwa tenaga kesehatan dan akademisi di Indonesia benar-benar peduli dan ingin meningkatkan kompetensi mereka dalam mengadopsi teknologi kesehatan modern,” kata Ibu Dr. Hj. Fatimah Abdullah, M.Kes., Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari.
Lebih lanjut, Ibu Dekan menegaskan komitmen universitas dalam hal ini. “Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus menjadi pionir dalam pendidikan kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan zaman. Program Studi Kesehatan kami dirancang tidak hanya menghasilkan tenaga kesehatan yang berkualitas, tetapi juga tenaga kesehatan yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” jelasnya.
Dampak dan Harapan ke Depan
Penyelenggaraan acara akademik skala nasional seperti ini diharapkan membawa dampak signifikan bagi pengembangan ilmu kesehatan dan peningkatan kualitas pendidikan kesehatan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara.
Pertama, acara ini memberikan platform bagi mahasiswa dan praktisi kesehatan untuk update pengetahuan tentang tren terbaru dalam kesehatan digital. Peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para ahli dan praktisi yang berpengalaman di tingkat nasional dan internasional.
Kedua, seminar ini memfasilitasi networking dan kolaborasi antar-institusi kesehatan. Melalui interaksi langsung, para peserta dapat membangun jaringan profesional yang berkelanjutan dan membuka peluang kerjasama dalam penelitian atau proyek implementasi teknologi kesehatan.
Ketiga, hasil dari seminar ini diharapkan dapat menjadi bahan rekomendasi kebijakan bagi institusi kesehatan dan pengambil kebijakan di tingkat daerah maupun nasional mengenai strategi transformasi digital kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Menanggapi hal ini, Bapak Dr. Hasanuddin Yusuf, S.H., M.H., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari mengatakan, “Acara seperti ini adalah manifestasi nyata dari visi universitas untuk menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan dan penelitian kesehatan. Kami percaya bahwa inovasi dan kolaborasi adalah kunci untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Indonesia.”
Rektorat juga mengumumkan bahwa program studi kesehatan akan melanjutkan series seminar nasional setiap tahunnya dengan tema yang disesuaikan dengan perkembangan global dan kebutuhan lokal Sulawesi Tenggara.
Penutup
Penyelenggaraan seminar nasional, webinar, dan kuliah umum pada 7 April 2026 ini menandai komitmen serius Program Studi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan ekosistem akademik yang dinamis dan responsif terhadap perkembangan zaman. Acara yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai institusi ini bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga tentang membangun visi bersama untuk masa depan kesehatan Indonesia yang lebih baik dan inklusif.
Dengan menghadirkan pembicara berkaliber nasional dan internasional, serta membuka akses bagi peserta dari berbagai daerah untuk belajar dan berkolaborasi, universitas telah memberikan kontribusi nyata dalam mempercepat transformasi digital sektor kesehatan Indonesia. Momentum ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang, sehingga Universitas Muhammadiyah Kendari semakin diakui sebagai salah satu institusi pendidikan kesehatan terdepan di Indonesia.
Peserta seminar diharapkan dapat membawa pengetahuan dan inspirasi yang mereka peroleh kembali ke institusi dan komunitas masing-masing, sehingga manfaat dari seminar ini dapat tersebar luas dan berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan di seluruh nusantara.
—
Kata kunci: Universitas Muhammadiyah Kendari, Program Studi Kesehatan, Seminar Nasional, Kesehatan Digital, E-health, Transformasi Kesehatan, Telemedicine, Webinar Kesehatan, Teknologi Kesehatan, Kendari Sulawesi Tenggara