Kendari — Universitas Muhammadiyah Kendari merayakan momen istimewa dengan menyelenggarakan upacara wisuda bagi 247 mahasiswa Program Studi Kesehatan pada Senin, 21 April 2026, di Aula Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Kendari, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baruga, Kendari. Acara pelepasan mahasiswa ini menandai akhir dari perjalanan akademis panjang para lulusan yang telah menjalani pendidikan kesehatan selama empat hingga enam tahun di institusi pendidikan terkemuka di Sulawesi Tenggara tersebut.
Kehadiran ribuan orang tua, keluarga, dosen, tenaga kependidikan, dan stake holder pendidikan mewarnai suasana perayaan yang meriah di aula yang penuh sesak. Para wisudawan dan wisudawati Program Studi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari mengenakan toga hitam dengan selendang merah, simbol kebanggaan mereka sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah.
Ketua Program Studi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Hendrikus Saput, M.Kes., dalam pidatonya menekankan pentingnya dedikasi lulusan kesehatan dalam mengabdi kepada masyarakat. “Mahasiswa Program Studi Kesehatan kami telah melalui proses pembelajaran yang ketat dan komprehensif. Mereka telah dilengkapi dengan kompetensi akademik dan praktik klinis yang solid, sehingga siap untuk menjadi tenaga kesehatan profesional yang berkontribusi aktif dalam pembangunan kesehatan nasional,” ujar Dr. Saput dalam pidato pembukaan acara wisuda, yang disampaikan dengan penuh semangat dan penuh makna.
Wisuda tahun ini merupakan momentum penting bagi Program Studi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari, mengingat angka wisudawan yang mencapai 247 orang merupakan pencapaian signifikan dalam sejarah program studi tersebut. Dengan rincian yang spesifik, dari 247 lulusan tersebut terdiri atas 89 mahasiswa Program Studi Keperawatan, 74 mahasiswa Program Studi Kebidanan, 52 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, dan 32 mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi. Komposisi lulusan ini menunjukkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki kapasitas yang luas dalam menghasilkan tenaga kesehatan profesional dengan berbagai spesialisasi.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muhammad Sabir, S.Pd., M.Hum., dalam kesempatan yang sama, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh civitas akademika Program Studi Kesehatan atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. “Universitas Muhammadiyah Kendari sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai oleh para mahasiswa kesehatan. Mereka bukan hanya menyelesaikan studi akademik, tetapi juga telah mengembangkan nilai-nilai humanis dan integritas profesional yang akan menjadi bekal utama mereka dalam karir kesehatan yang panjang,” ungkap Prof. Sabir dalam sambutannya yang dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan universitas.
Para lulusan Program Studi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari telah menjalani proses pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik. Mereka telah melaksanakan praktik klinis di berbagai fasilitas kesehatan terkemuka, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah Kendari, Puskesmas di seluruh wilayah Kota Kendari, hingga fasilitas kesehatan primer di daerah-daerah terpencil di Sulawesi Tenggara. Pengalaman praktik ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam tentang realitas pelayanan kesehatan di lapangan, sehingga mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan profesional di masa depan.
Dekan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Siti Nurmaningsih, M.Kes., menjelaskan bahwa kurikulum Program Studi Kesehatan telah disesuaikan dengan standar kompetensi nasional dan internasional. “Kami memastikan bahwa setiap mahasiswa yang lulus dari program studi kami telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh badan akreditasi nasional. Kurikulum kami juga dirancang untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam hal komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi kesehatan terkini,” jelas Dr. Siti Nurmaningsih dalam wawancara mendalam dengan media kampus.
Salah satu lulusan terbaik Program Studi Keperawatan, Siti Nur Azizah, dengan prestasi IPK 3,89, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. “Selama empat tahun belajar di Universitas Muhammadiyah Kendari, saya belajar tidak hanya tentang ilmu keperawatan, tetapi juga tentang nilai-nilai etika dan kepedulian sosial. Dosen-dosen kami sangat inspiratif dan selalu memberikan motivasi untuk selalu berinovasi dalam pelayanan kesehatan. Sekarang saya siap untuk bekerja di rumah sakit dan memberikan pelayanan terbaik kepada pasien,” kata Siti Nur Azizah dengan percaya diri sambil memegang ijazah wisudanya di tengah keramaian upacara wisuda.
Tidak hanya itu, ada pula lulusan Program Studi Kebidanan bernama Nur Hidayah, yang telah meraih penghargaan mahasiswa berprestasi tinggi dalam bidang penelitian. “Saya sangat berterima kasih kepada semua dosen pembimbing yang telah membimbing saya dalam menyelesaikan penelitian tentang pengetahuan ibu hamil terhadap pencegahan anemia. Penelitian ini telah dipresentasikan di konferensi nasional dan sempat dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi. Pengalaman ini menjadi modal berharga bagi saya untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi atau terlibat dalam program-program kesehatan ibu dan anak,” ungkap Nur Hidayah dengan antusiasme yang tinggi.
Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Andi Sukardi, M.Kes., menambahkan bahwa lulusan Program Studi Kesehatan memiliki komitmen yang kuat dalam mengabdi kepada masyarakat. “Program-program pengabdian masyarakat yang kami laksanakan melibatkan mahasiswa secara aktif dalam kegiatan promosi kesehatan, screening kesehatan, dan edukasi kesehatan di berbagai wilayah. Melalui kegiatan-kegiatan ini, mahasiswa belajar untuk menjadi agen perubahan kesehatan di masyarakat,” kata Dr. Andi Sukardi dengan semangat yang penuh.
Dampak positif dari wisuda 247 mahasiswa Program Studi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya dirasakan oleh para lulusan dan keluarganya, tetapi juga bagi seluruh sektor kesehatan di Sulawesi Tenggara. Dengan bertambahnya jumlah tenaga kesehatan terlatih yang berasal dari institusi pendidikan berkualitas, diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara.
Direktur Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Muhammad Irwan, yang hadir dalam acara wisuda, menyambut baik lulusan-lulusan baru dari Universitas Muhammadiyah Kendari. “Kami sangat membutuhkan tenaga kesehatan berkualitas yang memiliki dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat. Lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari telah terbukti menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi pelayanan kesehatan. Kami membuka peluang bagi para lulusan untuk bergabung dengan institusi kesehatan kami,” ucap dr. Muhammad Irwan dalam sambutannya kepada para wisudawan.
Selain program studi kesehatan tradisional, Universitas Muhammadiyah Kendari juga telah mengembangkan program-program inovatif seperti Magister Kesehatan Masyarakat dan Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Pengembangan program-program ini menunjukkan komitmen universitas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan dan memperluas peluang karir bagi para lulusannya.
Dalam era pandemi COVID-19 yang telah lalu, para mahasiswa Program Studi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari juga telah menunjukkan peran aktif mereka dalam mendukung upaya mitigasi pandemi. Beberapa mahasiswa telah terlibat dalam vaksinasi, sosialisasi protokol kesehatan, dan berbagai kegiatan kesehatan lainnya yang mendukung respons cepat terhadap situasi kesehatan darurat.
Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Program Studi Kesehatan dengan melakukan evaluasi berkelanjutan, pembaruan kurikulum, dan peningkatan infrastruktur akademik. Investasi dalam sumber daya manusia, baik dosen maupun tenaga kependidikan, juga menjadi fokus utama universitas dalam memastikan bahwa setiap mahasiswa mendapatkan pendidikan kesehatan yang berkualitas tinggi.
Penutup acara wisuda diisi dengan doa bersama dan pengalungan akademik yang sakral, menandai secara resmi bahwa para wisudawan dan wisudawati telah memasuki fase baru kehidupan profesional mereka. Para lulusan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan nasional dan regional, dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme.
Dengan selesainya upacara wisuda pada 21 April 2026, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menambah jumlah alumnus berkualitas yang siap berperan aktif dalam sektor kesehatan Indonesia. Para lulusan ini akan menjadi duta pendidikan kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari di berbagai lembaga kesehatan, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional.