KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (UNMUH Kendari) mencapai milestone signifikan dalam perjalanan akademiknya dengan meraih status akreditasi institusi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang diumumkan pada Jumat, 13 April 2026. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika, khususnya Program Studi (Prodi) Kesehatan yang menjadi tulang punggung transformasi kualitas institusi di tingkat lokal maupun nasional.
Pengumuman resmi akreditasi A ini diterima langsung oleh Rektor UNMUH Kendari Prof. Dr. H. Muhammad Basir, M.Si., melalui surat keputusan nomor 45/SK-BAN-PT/Akred/Inst/IV/2026 yang dikirimkan oleh Ketua BAN-PT. Capaian ini menandai babak baru bagi institusi pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Muhammadiyah yang telah berkomitmen meningkatkan standar pendidikan di kawasan Indonesia Timur selama lebih dari dua dekade.
Perjalanan Panjang Menuju Akreditasi A
UNMUH Kendari, yang didirikan pada tahun 2003 dan memulai akreditasi institusi dengan peringkat C pada tahun 2010, telah menempuh perjalanan panjang untuk mencapai status A yang prestisius ini. Transformasi ini tidak terjadi dalam semalam, melainkan melalui perencanaan strategis, investasi berkelanjutan dalam infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, dan komitmen terhadap keunggulan akademik.
Rektor UNMUH Kendari menjelaskan bahwa pencapaian akreditasi A merupakan buah dari evaluasi diri yang mendalam dan perbaikan berkelanjutan yang dimulai sejak tahun 2022. “Kami tidak puas dengan status akreditasi B yang kami miliki sebelumnya. Kami memahami bahwa untuk bersaing di tingkat nasional dan regional, diperlukan komitmen yang lebih tinggi terhadap standar kualitas internasional,” ujar Prof. Dr. H. Muhammad Basir dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Aula Utama Kampus Kendari pada Senin, 14 April 2026.
Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya kesuksesan administratif, tetapi juga refleksi dari komitmen UNMUH Kendari dalam memberikan pendidikan berkualitas tinggi kepada mahasiswa. “Akreditasi A berarti institusi kami telah memenuhi dan melampaui standar yang ditetapkan oleh BAN-PT dalam berbagai aspek, mulai dari visi-misi, tata kelola, kemahasiswaan, hingga kerjasama dengan industri dan masyarakat,” tambahnya.
Program Studi Kesehatan: Lokomotif Peningkatan Mutu
Dalam konteks pencapaian akreditasi institusi A ini, peran Program Studi Kesehatan tidak dapat diabaikan. Terdiri dari empat program studi spesifik – Sarjana Keperawatan, Sarjana Kebidanan, Sarjana Gizi, dan Diploma Tiga Keperawatan – Prodi Kesehatan UNMUH Kendari telah menunjukkan peningkatan kualitas yang konsisten dalam lima tahun terakhir.
Kepala Program Studi Kesehatan Dr. Hj. Dwi Sundari, M.Kes., Sp.M.Kes., mengungkapkan bahwa kesuksesan ini dimulai dari visi bersama untuk menciptakan program studi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat Sulawesi Tenggara. “Program Studi Kesehatan kami telah berkomitmen untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan beretika. Kami percaya bahwa kesehatan adalah hak dasar setiap manusia, dan kami bertugas mempersiapkan generasi profesional kesehatan yang mampu memberikan pelayanan berkualitas,” jelas Dr. Dwi Sundari dalam wawancara eksklusif pada Rabu, 16 April 2026.
Peningkatan mutu di Program Studi Kesehatan tercermin dalam beberapa indikator kunci. Pertama, tingkat akreditasi program studi yang meningkat pesat. Program Studi Sarjana Keperawatan dan Sarjana Kebidanan telah mencapai akreditasi B, sementara Program Studi Sarjana Gizi baru-baru ini menerima hasil akreditasi yang juga menunjukkan peningkatan signifikan. “Target kami adalah semua program studi mencapai akreditasi A dalam dua tahun ke depan. Ini bukan hanya target, tetapi komitmen konkret yang kami wujudkan melalui perencanaan detail dan eksekusi yang tepat,” ujar Dr. Dwi Sundari.
Kedua, peningkatan kualifikasi dosen. Dari data yang kami himpun, sebanyak 85% dosen di Program Studi Kesehatan telah memiliki gelar S2, dan 15% lainnya tengah menyelesaikan program doktor. Investasi dalam pendidikan lanjutan dosen ini mencerminkan komitmen UNMUH Kendari dalam meningkatkan kapasitas akademik. “Kami mendukung setiap dosen untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Kami percaya bahwa dosen yang terus belajar dan berkembang akan memberikan pembelajaran yang lebih baik kepada mahasiswa,” jelas Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Ir. Bambang Sugiarto, M.Eng., dalam sesi khusus yang membahas pengembangan akademisi.
Ketiga, meningkatnya kolaborasi dengan institusi kesehatan dan mitra industri. Program Studi Kesehatan telah menjalin kerjasama dengan rumah sakit, puskesmas, klinik, dan organisasi kesehatan lainnya di Kendari dan sekitarnya. Melalui kerjasama ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis yang relevan dengan dunia kerja. “Kami telah menandatangani lebih dari 50 memorandum of understanding (MoU) dengan berbagai institusi kesehatan dalam tiga tahun terakhir. Ini memastikan bahwa lulusan kami tidak hanya terlatih secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktis yang kuat,” ungkap Koordinator Hubungan Industri Program Studi Kesehatan Dra. Siti Nurhaliza, M.Kes.
Infrastruktur dan Fasilitas Pendukung
Peningkatan mutu pendidikan di UNMUH Kendari juga didukung oleh investasi signifikan dalam infrastruktur dan fasilitas. Kampus Kendari, yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin No. 45, telah mengalami renovasi dan pengembangan fasilitas secara bertahap sejak 2021.
Untuk Program Studi Kesehatan khususnya, UNMUH Kendari telah membangun Gedung Laboratorium Kesehatan yang modern, dilengkapi dengan peralatan medis canggih, laboratorium patologi klinik, laboratorium mikrobiologi, dan fasilitas simulasi klinis. Gedung ini resmi dibuka pada November 2024 dan telah menjadi tempat pembelajaran praktis yang komprehensif bagi mahasiswa.
“Laboratorium kami dilengkapi dengan teknologi terkini, termasuk simulator pasien bersertifikat internasional, alat diagnostik digital, dan sistem manajemen data pasien. Ini memastikan bahwa mahasiswa kami terbiasa dengan teknologi yang mereka akan gunakan dalam praktik profesional mereka,” jelas Kepala Laboratorium Dr. Bambang Wijaya, S.Kes., M.Kes.
Selain itu, perpustakaan kampus telah dimodernisasi dengan koleksi jurnal elektronik internasional, e-book, dan database penelitian yang komprehensif. Mahasiswa Program Studi Kesehatan dapat mengakses lebih dari 2.000 jurnal internasional dan ratusan e-book terkait bidang kesehatan.
Standar Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Kompetensi
Pencapaian akreditasi A juga merupakan hasil dari pembaruan kurikulum yang komprehensif. UNMUH Kendari telah mengadopsi kurikulum berbasis kompetensi (Competency-Based Curriculum) yang selaras dengan standar internasional dan kebutuhan industri kesehatan global.
Kurikulum ini dirancang untuk memastikan bahwa lulusan Program Studi Kesehatan memiliki kompetensi inti yang diakui secara luas. “Kurikulum kami mengintegrasikan pembelajaran teoritis dengan praktik klinis, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami juga menekankan pengembangan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan kerja tim,” ungkap Koordinator Kurikulum Prodi Keperawatan Dr. Ahmad Suryanto, S.Kep., Ns., M.Kes.
Metode pembelajaran di kelas juga telah dimodernisasi, dengan mengintegrasikan teknologi pembelajaran digital, pembelajaran berbasis kasus, dan simulasi klinis. Sejak 2023, UNMUH Kendari telah mengimplementasikan Learning Management System (LMS) yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar secara fleksibel, baik di kampus maupun dari jarak jauh.
Prestasi Mahasiswa dan Lulusan
Investasi dalam peningkatan mutu telah menghasilkan prestasi nyata dari mahasiswa dan lulusan Program Studi Kesehatan UNMUH Kendari. Dalam tiga tahun terakhir, mahasiswa program studi ini telah meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional dan regional.
Pada tahun 2024, mahasiswa Program Studi Kebidanan meraih juara kedua dalam Kompetisi Inovasi Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan. Pada tahun 2025, mahasiswa Program Studi Keperawatan memenangkan kompetisi penelitian tingkat regional dengan tema “Inovasi Perawatan Lanjut Usia di Era Digitalisasi.”
Lebih penting lagi, tingkat kelulusan ujian profesi mahasiswa juga menunjukkan peningkatan yang konsisten. Berdasarkan data dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPSDMK) Kementerian Kesehatan, tingkat lulus ujian kompetensi perawat dari UNMUH Kendari meningkat dari 68% pada tahun 2022 menjadi 87% pada tahun 2025.
“Ini adalah indikator bahwa program studi kami berhasil mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi standar profesi yang ketat. Kami bangga dengan pencapaian ini dan terus berusaha untuk meningkatkannya lagi,” ujar Dr. Dwi Sundari dengan penuh kebanggaan.
Rencana Pengembangan Ke Depan
Meskipun telah meraih akreditasi institusi A, UNMUH Kendari tidak berhenti di sini. Pimpinan universitas telah menetapkan target ambisius untuk pengembangan lebih lanjut dalam lima tahun ke depan (2026-2031).
Prof. Dr. H. Muhammad Basir mengungkapkan visi jangka panjang universitas dalam konteks peningkatan mutu berkelanjutan. “Akreditasi A adalah pencapaian penting, tetapi bukan akhir dari perjalanan kami. Kami bermimpi untuk menjadi universitas yang diakui secara internasional, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kawasan Asia Tenggara. Untuk Program Studi Kesehatan khususnya, kami merencanakan akreditasi internasional melalui lembaga akreditasi global seperti ASIIN (Accreditation Board for Engineering Education Indonesia) atau WFME (World Federation for Medical Education),” ujar Rektor.
Rencana konkret pengembangan Program Studi Kesehatan meliputi:
Pertama, pembukaan program doktor (S3) dalam Ilmu Kesehatan Masyarakat pada tahun 2027, yang akan memperkuat kapasitas penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan.
Kedua, penguatan penelitian dan inovasi melalui pembentukan Research Center for Health Excellence yang akan fokus pada penelitian kesehatan relevan dengan kebutuhan lokal dan regional.
Ketiga, pengembangan kerjasama internasional dengan universitas dan institusi kesehatan di luar negeri, termasuk program pertukaran mahasiswa dan dosen, serta kolaborasi penelitian.
Keempat, peningkatan fasilitas klinis dengan membangun simulation center yang lebih besar dan lebih komprehensif, dilengkapi dengan teknologi virtual reality untuk pembelajaran klinis yang lebih interaktif.
Dampak Bagi Komunitas dan Masyarakat
Peningkatan mutu pendidikan di UNMUH Kendari juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Tenggara secara lebih luas. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa dan dosen Program Studi Kesehatan telah terlibat dalam berbagai kegiatan kesehatan masyarakat di daerah-daerah terpencil.
Menurut data dari Unit Pengabdian Masyarakat UNMUH Kendari, dalam tahun akademik 2024-2025, Program Studi Kesehatan telah menyelenggarakan lebih dari 80 kegiatan pengabdian masyarakat, meliputi edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, pelatihan kader kesehatan, dan pendampingan program kesehatan lokal.
“Kami percaya bahwa tanggung jawab universitas tidak hanya dalam menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga dalam berkontribusi langsung kepada masyarakat. Program pengabdian kami dirancang untuk memberikan manfaat nyata sambil memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa,” jelas Kepala Unit Pengabdian Masyarakat Universitas Dr. Hasyim Salamatillah, M.Kes.
Penutup
Pencapaian akreditasi institusi A oleh Universitas Muhammadiyah Kendari, dengan dukungan kuat dari Program Studi Kesehatan, menandai dimulainya era baru bagi institusi pendidikan tinggi ini. Melalui komitmen terhadap keunggulan akademik, investasi dalam infrastruktur dan sumber daya manusia, serta kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, UNMUH Kendari telah membuktikan bahwa institusi pendidikan berkualitas tinggi dapat berkembang di kawasan Indonesia Timur.
Dengan akreditasi A ini, UNMUH Kendari siap untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan pendidikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di